Close Menu
ViralTangerangViralTangerang
  • HOME
  • PERISTIWA
  • TANGERANG
    • KOTA TANGERANG
    • TANGERANG SELATAN
  • BANTEN
    • SERANG
    • KOTA SERANG
    • PANDEGLANG
    • CILEGON
    • LEBAK
  • NASIONAL
    • KRIMINAL
    • LINGKUNGAN
    • ORGANISASI
  • HUKUM
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • RAGAM
    • SENI BUDAYA
    • OLAHRAGA
    • ENTERTAINMENT
    • SOSIAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
  • OPINI
    • SOSOK
  • ADVENTORIAL

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

BACA JUGA

Tak Miliki Kantor Sendiri, Desa Parahu Sukamulya Jadi Sorotan, Aktivis Sebut Memilukan

1 Maret 2026

Pabrik Cat di Cikupa Tangerang Kebakaran, Api Berkobar 6 Jam

12 Februari 2026

Polemik Pendirian Pasar Modern di Sentiong Balaraja, Pedagang Kecil Gelar Urun Rembuk: Kami Minta Jaminan Perlindungan

11 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tak Miliki Kantor Sendiri, Desa Parahu Sukamulya Jadi Sorotan, Aktivis Sebut Memilukan
  • Pabrik Cat di Cikupa Tangerang Kebakaran, Api Berkobar 6 Jam
  • Polemik Pendirian Pasar Modern di Sentiong Balaraja, Pedagang Kecil Gelar Urun Rembuk: Kami Minta Jaminan Perlindungan
  • Menkeu Purbaya Sidak Perusahaan di Tangerang, Diduga Mangkir Bayar Pajak yang Rugikan Negara Rp4 Triliun
  • Banjir di Kabupaten Tangerang: Warga Butuh Bantuan Logistik dan Evakuasi
  • Kantor Bupati Tangerang Bakal Kembali Jadi Sasaran Aksi Pedagang Pasar Sentiong Balaraja yang Menolak Pendirian Pasar Modern
  • Pemuda di Tangerang Tewas Diduga Tersengat Listrik dari Headset
  • Banjir di 24 Kecamatan Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
Facebook X (Twitter) Instagram
ViralTangerangViralTangerang
  • HOME
  • PERISTIWA
  • TANGERANG
    • KOTA TANGERANG
    • TANGERANG SELATAN
  • BANTEN
    • SERANG
    • KOTA SERANG
    • PANDEGLANG
    • CILEGON
    • LEBAK
  • NASIONAL
    • KRIMINAL
    • LINGKUNGAN
    • ORGANISASI
  • HUKUM
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • RAGAM
    • SENI BUDAYA
    • OLAHRAGA
    • ENTERTAINMENT
    • SOSIAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
  • OPINI
    • SOSOK
  • ADVENTORIAL
ViralTangerangViralTangerang
  • HOME
  • PERISTIWA
  • TANGERANG
  • BANTEN
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • RAGAM
  • OPINI
  • ADVENTORIAL
Home » Polemik Pendirian Pasar Modern di Sentiong Balaraja, Pedagang Kecil Gelar Urun Rembuk: Kami Minta Jaminan Perlindungan
EKONOMI

Polemik Pendirian Pasar Modern di Sentiong Balaraja, Pedagang Kecil Gelar Urun Rembuk: Kami Minta Jaminan Perlindungan

By Redaksi11 Februari 2026
Facebook Twitter WhatsApp Telegram Copy Link
Pedagang Pasar Sentiong Balaraja saat sesi foto bersama di acara Urun Rembuk bersama BENTANG. (Foto: VIRALTANGERANG.ID).
Bagikan
Facebook Twitter Telegram WhatsApp

VIRALTANGERANG.ID – Benteng Rakyat Tangerang (BENTANG) menggelar forum urun rembuk bersama Serikat Pedagang Pasar Tangerang (Seppta) dan elemen masyarakat di The Family Cafe, Sukamulya Kabupaten Tangerang, guna membahas polemik keberadaan pasar modern yang dinilai berpotensi menggerus eksistensi pasar tradisional. Rabu, (11/2/2026).

Dalam forum tersebut, BENTANG secara terbuka mempertanyakan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terkait penataan dan perizinan pasar modern di wilayah tersebut.

Forum yang berlangsung dinamis itu dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Komisi II Yakub, perwakilan pedagang Pasar Sentiong, PKL, tokoh masyarakat, serta aktivis lokal.

Demo

Mayoritas peserta menyuarakan kekhawatiran atas dampak ekonomi yang dapat ditimbulkan jika pasar modern beroperasi tanpa regulasi yang berpihak kepada pedagang kecil.

Dalam diskusi, Yakub Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Komisi II menerima keluhan dan aspirasi para pedagang dan PKL Pasar Sentiong, mereka mendesak perlindungan terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada nasib pedagang kecil yang sudah puluhan tahun.

“Saya bersama anggota (dewan) yang lain sudah berkali-kali melakukan sidak, mendesak perbaikan fasilitas yang menjadi keluhan bapak ibu kepada Perumda Pasar. Untuk selanjutnya persoalan pendirian pasar modern kita berjuang bersama untuk mempertahankan pedagang pasar tradisional,” ujarnya.

Sambung Yakub, pihaknya akan mengadakan kembali pertemuan (diskusi publik) dengan menghadirkan instansi terkait. “Saya ajak kembali (para pedagang-red) di pertemuan berikutnya. Kita akan mengundang dalam pertemuan seperti ini,” tegasnya.

BACA JUGA  Kepala Kejari Kabupaten Tangerang Afrilianna Purba Dicopot Jaksa Agung, Ada Apa?

Sementara, Ketua umum BENTANG Ari Sudrajat, menyampaikan bahwa revitalisasi pasar tidak boleh dimaknai sebagai komersialisasi yang justru mengancam pelaku usaha mikro.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan setiap kebijakan pembangunan tetap berlandaskan prinsip keadilan ekonomi dan perlindungan terhadap pasar rakyat.

“Revitalisasi seharusnya memperkuat pedagang kecil, bukan membuka ruang persaingan yang tidak seimbang. Kami mempertanyakan arah kebijakan ini, apakah benar untuk kesejahteraan rakyat atau justru menguntungkan pemodal besar,” tegas Ari.

Dalam diskusi, BENTANG juga menyinggung pentingnya transparansi proses perizinan, kesesuaian zonasi, serta kajian dampak sosial dan ekonomi terhadap pedagang eksisting.

Mereka menilai pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengatur keseimbangan antara pasar modern dan pasar tradisional sebagaimana diamanatkan dalam regulasi perdagangan dan penataan pasar.

BACA JUGA  Bupati Tangerang Serahkan Bantuan Donasi Rp1,5 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Sejumlah pedagang mengaku telah merasakan penurunan omzet bahkan gulung tikar sejak kebijakan penataan pasar yang terkesan ugal-ugalan tanpa memikirkan dampak sosial dan ekonomi. Ditambah isu pendirian pasar modern mencuat yang mengancam tersingkinya mereka di pasar tersebut.

“Kami sudah puluhan tahun berjualan disini (Pasar Sentiong-red) dan tidak menolak pembangunan, tapi jangan sampai kami yang sudah lama berdagang di sini menjadi korban kebijakan ugal-ugalan,” ujar Saprudin Pedagang Kelapa kepada awak media.

Sebagai tindak lanjut, forum urun rembuk menghasilkan beberapa poin rekomendasi, di antaranya permintaan audiensi resmi dengan Pemkab Tangerang, evaluasi perizinan pasar modern, serta komitmen tertulis perlindungan terhadap pedagang kecil.

BENTANG menegaskan akan terus mengawal isu tersebut hingga ada kepastian kebijakan yang berpihak pada keberlangsungan pasar rakyat di Sentiong Balaraja.

Mereka berharap pemerintah daerah membuka ruang dialog yang transparan demi mencegah konflik sosial dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat setempat.

(Red).

Balaraja Kabupaten Tangerang Pedagang pasar Sentiong PKL Pasar Sentiong Urun Rembuk BENTANG
Follow on Google News
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Previous ArticleMenkeu Purbaya Sidak Perusahaan di Tangerang, Diduga Mangkir Bayar Pajak yang Rugikan Negara Rp4 Triliun
Next Article Pabrik Cat di Cikupa Tangerang Kebakaran, Api Berkobar 6 Jam

BACA JUGA

Tak Miliki Kantor Sendiri, Desa Parahu Sukamulya Jadi Sorotan, Aktivis Sebut Memilukan

1 Maret 2026By Redaksi

Pabrik Cat di Cikupa Tangerang Kebakaran, Api Berkobar 6 Jam

12 Februari 2026By Redaksi

Menkeu Purbaya Sidak Perusahaan di Tangerang, Diduga Mangkir Bayar Pajak yang Rugikan Negara Rp4 Triliun

6 Februari 2026By Redaksi

Banjir di Kabupaten Tangerang: Warga Butuh Bantuan Logistik dan Evakuasi

26 Januari 2026By Redaksi

ADVENTORIAL

BANTEN

Tak Miliki Kantor Sendiri, Desa Parahu Sukamulya Jadi Sorotan, Aktivis Sebut Memilukan

By Redaksi1 Maret 2026

VIRALTANGERANG.ID – Kondisi Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan setelah diketahui belum memiliki…

Pabrik Cat di Cikupa Tangerang Kebakaran, Api Berkobar 6 Jam

12 Februari 2026

Polemik Pendirian Pasar Modern di Sentiong Balaraja, Pedagang Kecil Gelar Urun Rembuk: Kami Minta Jaminan Perlindungan

11 Februari 2026
IKLAN
Demo
Demo
IKLAN
Demo
Demo

BERITA VIRAL

Membaca Arah Tangerang: Catatan Redaksi untuk Publik yang Kian Kritis

3 Desember 20252,621

Waspada! Banten Bakal Diterjang Cuaca Ekstrem hingga 8 Desember

3 Desember 20251,891

Ratusan Lansia di Kabupaten Tangerang Diwisuda

30 November 20251,871

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
TENTANG
TENTANG

Alamat Kantor: Jalan Raya Kresek Desa Renged Kec. Kresek Kab. Tangerang - Banteng
Email: redaksi.viraltangerang@gmail.com
Telp: 0857-7972-0323

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
CATATAN REDAKSI

Membaca Arah Tangerang: Catatan Redaksi untuk Publik yang Kian Kritis

3 Desember 2025

Menakar Keseriusan Kabupaten Tangerang Mengelola Bonus Demografi

2 Desember 2025
JARINGAN MEDIA
© 2022 ViralTangerang
  • REDAKSI
  • TENTANG
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • INFO IKLAN

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.